Adakan Peragaan Busana Tahun 2019, Si.Se.Sa Ingin Berkontribusi dalam Proses Hijrah Muslimah

Adakan peragaan busana tahunan 2019, Sisesa ingin berkontribusi dalam proses hijrah muslimah.

DaIam sekilas pengamatan secara umum, Peminat berbusana hijab kian hari kian bertambah. Bahkan usia pemakai busana tertutup ini semakin muda saja. Orang mengistilahkannya sebagai hijrah, beralih, dari berpakaian biasa menjadi berhijab menuruti ketentuan dan ajaran agama.

"Kita mau ikut berpartisipasi, meski ini awalnya tren, tapi proses hijrahnya juga ada," ujar Sansa Enandera, Creative Director Si.Se.Sa di The Tribrata, Jakarta, Selasa (19/03).

Menurut salah satu pendiri Sisesa ini, orang-orang yang berhijrah memiliki titik baliknya. Setelah itu, ada proses hijrah agar istiqomah khususnya para muslimah semakin kuat.

Banyaknya kisah hijrah para muslimah, Sisesa terinspirasi memberikan tema peragaan busana ke empat di tahun 2019 dengan istilah "The Journey".

Ketiga pemilik brand Sisesa, Sansa, Siriz, Senaz mengaku, brand Sisesa menjadi teman proses berhijrah para muslimah.

Melalui fashion show yang diadakan Sisesa, mulai dari kaum ibu hingga milenial tidak perlu khawatir untuk tetap aktif dengan pakaian secara syari.

"Kita pengen dari fashion show yang suka kita adain, kaum muslimah semakin terinspirasi untuk tetap memakai baju syari," tambahnya.

Kaum muslimah tidak perlu takut memakai baju syari ke suatu acara, Sisesa sebagai brand yang memperkenalkan fashion secara syari akan terus menemani kaum muslimah.

"Kami berharap, koleksi kami dapat menjadi dorongan agar istiqomah dalam mengenakan pakaian tertutup. Bagi mereka yang baru menjadi bertambah mantap berhijab. Bagi yang sudah lama berhijab, akan mendapat tawaran baru untuk tampil kian semakin gaya," pungkasnya. (Firda)